Tenun Ikat Indigo Langa Hadir Dalam Acara WASTRA FEST di Pendopo Puro Mangkunegaran Solo

0

VISITNGADA. WASTRA FEST dengan Tema Cerita Kain, Tentang Kain merupakan rangkaian acara dari Mangkunegaran Jazz Festival untuk mengapresiasi dan memuliakan keberagaman berbagai jenis kain dari berbagai penjuru Nusantara, sebagai produk budaya yang adiluhung.

Kanjeng Ratu Solo sedang membuka acara WASTRA FEST (29/03/2019).
Foto. Dok

Kegiatan ini berlangsung hari ini, Jumat 29 hingga 30 Maret 2019 sejak pukul 09.00 – 21.00 WIB di Pendopo Puro Mangkunegaran, kota Solo, Jawa Tengah dan dibuka langsung oleh Kanjeng Ratu Solo sendiri, yang mana, beliau sangat memberikan perhatian khusus terhadap pelestarian tenun dengan pewarnaan alami. Acara ini dikemas dalam bentuk pameran, workshop, sarasehan, galeri apresiasi serta pertunjukan.

Foto. Dok

Salah satu kerajinan tenun yang turut diikuti dalam acara ini adalah tenun ikat dari NTT, Flores, Kabupaten Ngada yang diproduksi dari Rumah Tenun Indigo Langa – Desa Beja – Kecamatan Bajawa yang diwakili oleh Mama Monika Ngadha dan didampingi oleh tim Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ngada serta tim dari INDECON yang selama ini tak kenal lelah melakukan pendampingan terhadap perkembangan salah satu obyek pemajuan kebudayaan ini di Rumah Tenun Indigo Langa.

Mama Monika Ngadha, penenun dari Rumah Tenun Indigo Langa yang hadir dalam acara WASTRA FEST di Pendopo Puro Mangkunegaran, Kota Solo, Jawa Tengah. (29/03/2019).
Foto. Dok

Disela-sela acara ini, Kanjeng Ratu Solo menunjukan ketertarikannya terhadap kain tenun pewarnaan alami dari Ngada dengan mengunjungi stand tenun Rumah Tenun Indigo Langa serta berbincang-bincang dengan Mama Monika mengenai proses tenun serta pewarnaan kain. Sebagai ungkapan ketertarikan Kanjeng Ratu menjadikan Wae Taru produksi Rumah Tenun Indigo Langa sebagai barang koleksi spesialnya.

Kunjungan Kanjeng Ratu Solo ke stand tenun Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok

Kanjeng Ratu Solo begitu antusias terhadap mahakarya warisan leluhur ini karena Beliau memahami cerita panjang perjuangan wanita NTT dalam menghasilkan selembar kain tenun. Kain tenun NTT bukan cuma sekedar lembaran tekstil, tetapi memiliki makna yang lebih dari itu, ada ekspresi budaya serta spiritul sehingga menghasilkan tenunan yang berkarakter serta beraura.

Antusias media cetak dan elektronik meliput proses tenun di stand Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok

Tidak hanya Kanjeng Ratu yang menunjukan antusias ketertarikannya pada tenun ikat Ngada, para awak berbagai media cetak dan elektronik pun ramai meliput serta para pengunjung turut ramai menyaksikan proses tenun ikat Bajawa di stand tenun Rumah Tenun Indigo Langa yang dilakukan oleh Mama Monika Ngadha.

Antusias media cetak dan elektronik meliput proses tenun di stand Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok
Antusias para pengunjung yang sedang menyaksikan proses tenun di stand Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok
Antusias media cetak dan elektronik meliput proses tenun di stand Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok
Antusias para pengunjung yang sedang menyaksikan proses tenun di stand Rumah Tenun Indigo Langa.
Foto. Dok

Leave A Reply

Your email address will not be published.